Brosur Wintex 2018

Mahasiswa Farmasi UMS Sabet Emas di WINTEX 2018

Mahasiswasolo.com, SOLO – Mahasiswa solo asal Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mencetak prestasi bertaraf internasional. Tim mahasiswa Farmasi UMS menyabet medali emas dalam acara World Invention and Technology Expo (Wintex) 2018 yang digelar di Bandung, Senin & Selasa (12-13/03).

Dilansir ums.ac.id, tim ini dipimpin oleh Bayu Aji dengan anggotanya adalah Tyas Utomo, Yusdan Nisa, Nazi Ilham dan Lia Intan. Mereka berhasil membuat alat berupa kertas yang mampu mendeteksi merkuri. Alat tersebut diberi nama Siple Detector For Mercury (Sidory). Mereka menyingkirkan 96 tim dari 10 negara.

Mahasiswa Farmasi UMS raih emas di Wintex 2018
Mahasiswa Farmasi UMS raih emas di Wintex 2018

“Selama ini alat deteksi merkuri berbasis teknologi sangat mahal. Bahkan bisa mencapai puluhan hingga ratusan juta. Itulah yang mendorong kami untuk menciptakan alat deteksi merkuri yang lebih simpel atau sederhana ,” ungkap Bayu seperti dikutip umsac.id.

Selama satu tahun Bayu dan timnya berrusaha menemukan komposisi yang pas untuk membuat alat pendeteksi merkuri dengan harga terjangkau. Beberapa kali percobaan dilakukan gagal. Sejumlah bahan pernah dipakai seperti cabaik, buah naga, daun jati, pandan, jeruk, dan bahan lain yang mengandung pigmen warna.

Setelah beberapa percobaan, Mahasiswa Farmasi UMS itu menemukan bahan rimpang empon-empon yang paling cocok digunakan. Bahan ekstrak kunyit itu kemudian disempurnakan dengan beberapa bahan tambahan khusus. Akhirnya terciptalah Sidory, berbentuk kertas yang diberi bahan ekstrak kunyit berwarna oranye.

“Cara kerjanya sangat sederhana, bisa dicobakan ke kosmetik dengan cara dioleskan. Kalau warna oranye berubah menjadi cokelat, maka kosemtik itu mengandung merkuri,” jelas Bayu. Ia mengklaim Sidory kalau dijual hanya seharga Rp30.000 dengan isi lima lembar kertas detektor.

Rektor UMS Dr.Sofyan Anief, M.Sc mengaku banga dengan prestasi ini. Diharapkan hal ini bisa memotivasi mahasiswa lain untuk meraih hal yang sama.

View this post on Instagram

Selamat Kepada TIM SIDORY atas keberhasilan meraih medali Emas dalam Kompetisi Inovasi Teknologi Internasional WINTEX. Tim Sidory terdiri dari : 1. Bayu Aji Setyawan 2. Hanifatul Millah Tyas Utomo 3. Yusdan Yulidan Aulia Nisa 4. Lia Intan Citra Dewi 5. Nazih Ilham Suyunus Dosen Pembimbing : 1. Peni Indrayudha, Ph.D 2. Erindyah Retno Wikantyasning, Ph.D 3. Azis Saifudin, Ph.D Meraih Medali Emas dalam ajang kompetisi inovasi tingkat Internasional WINTEX (World Invention and Technology Expo) di Institut Teknologi Bandung pada tanggal 12-13 Maret 2018. Inovasi yang dibuat oleh mahasiswa mahasiswi Farmasi Universitas Muhammadiyah Surakarta ini adalah SIDORY (Simple Detector of Mercury). Diikuti oleh negara Indonesia, Malaysia, Korea, Srilanka, India, China, Mesir, Croatia, Romania, Taiwan, USA. SIDORY atau Siple Detector Of Mercury. Alat ini berbentuk sebuah kertas yang diberikan bahan untuk ekstrak kunyit yang berwarna oranye sebagai alat pendeteksi merkuri secara sederhana. . . . "Cara kerjanya kosmetik dioleskan di atas alat ini, nantinya kalau warna oranye berubah menjadi coklat maka kosmetik itu mengandung merkuri," penjelasan salah satu anggota Tim, Hanifatul Millah Tyas Utomo . Dan alat sederhana ini diklaim bekerja 100 persen. Sementara itu, salah satu dosen pembimbing, Aziz Syaifudin mengatakan, nantinya alat ini akan dipatenkan terlebih dahulu sebelum diproduksi secara masal. #UMS #UniversitasMuhammadiyahSurakarta #GoInternational

A post shared by Univ. Muhammadiyah Surakarta (@umsurakarta) on

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *