Mahasiswa Kimia UNS Berhasil Ciptakan Alat Pemurni Udara Inovatif

SOLO, (mahasiswasolo.com) — 3 mahasiswa Program Studi Kimia FMIPA Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta berhasil menciptakan alat pemurni udara inovatif sebagai pertolongan pertama pada korban asap regional kebakaran.

Ketiga mahasiswa prodi Kimia FMIPA itu diantaranya Alfiyatul Fithri, Yayan Dwi Sutarni, dan Burhan Fatkhur Rahman.

Alat ciptaan ketiganya diberi nama “Air Purification Tool Using Coconut Shell” (APTUCOS).

APTUCOS ini berfungsi untuk menyaring asap kebakaran menjadi udara bersih sehingga aman untuk dihirup.

Pembuatan alat tersebut di larat belakangi oleh banyaknya korban akibat kebakaran hutan di Indonesia.

“Banyaknya kasus kebakaran terutama kebakaran hebat di Riau, membuat saya dan tim ingin membuat suatu alat agar dapat menolong korban yang terkepung asap. Akhirnya terciptalah ide untuk memanfaatkan tempurung kelapa,” terang Yayan.

Yayan menjelaskan bahwa cara kerja alat ini diawali dengan selang yang akan menyedot asap, kemudian akan dialirkan ke tabung filtrasi pertama berisi air, setelah melewati air, udara akan dialirkan ke tabung kedua berisi karbon aktif, maka terjadilah proses absorbsi gas-gas seperti CO, CO2 dan Nox.

Setelah melewati kedua tabung maka asap menjadi udara bersih dan aman untuk dihirup, kemudian udara dialirkan menuju masker sehingga korban mampu menghirup udara bersih yang berasal dari masker.

Untuk dapat membuat satu alat APTUCOS ini dibutuhkan waktu sekitar satu bulan dengan biaya Rp 595.000.

Rencananya Yayan dan tim akan mematenkan penemuan mereka terlebih dahulu agar pihak yang berminat memproduksi APTUCOS dapat membeli lisensi dari mereka.[TZ/uns]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *